Prodi MPI STAI Ali Surabaya Gelar Webinar Future Talk #1, Bahas Prospek Karier, Kepemimpinan, dan Studi Lanjut hingga Timur Tengah
Surabaya – Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya sukses menyelenggarakan Webinar MPI Future Talk #1 sebagai upaya memperkenalkan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam kepada calon mahasiswa sekaligus memberikan wawasan mengenai prospek karier, kepemimpinan, dan peluang studi lanjut. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Ahad, 28 Juni 2026, ini diikuti oleh sekitar 50 peserta yang merupakan siswa-siswi kelas XII SMA, MA, dan SMK dari berbagai daerah di Indonesia.
Mengusung tema “Kuliah MPI, Prospeknya Seluas Apa? Menjelajahi Peluang Karier, Kepemimpinan, dan Studi Lanjut hingga Timur Tengah”, webinar ini menjadi wadah bagi para peserta untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai dunia perkuliahan di Program Studi Manajemen Pendidikan Islam sekaligus mengenal berbagai peluang pengembangan diri setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.
Webinar menghadirkan tiga narasumber yang memiliki pengalaman akademik dan profesional di bidang pendidikan, kepemimpinan, serta pengembangan sumber daya manusia. Materi yang disampaikan disusun secara berkesinambungan guna memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya membangun kapasitas diri sebagai generasi muda dalam menghadapi tantangan pendidikan dan dunia kerja di era global.
Materi pertama disampaikan oleh M. Affan Basyaib, B.Ed., M.Ed. dosen Program Studi Manajemen Pendidikan Islam STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya sekaligus mahasiswa Program Doktor di King Saud University, Arab Saudi. Mengangkat tema “Gen Z dan Wawasan Global”, beliau mengajak peserta untuk memiliki pola pikir yang terbuka terhadap perkembangan dunia tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa Generasi Z memiliki peluang yang besar untuk berkontribusi di tingkat internasional melalui penguasaan bahasa asing, peningkatan kompetensi akademik, pemanfaatan teknologi, serta keberanian mengambil peluang studi maupun pengembangan diri di luar negeri. Pengalamannya selama menempuh pendidikan di Arab Saudi turut menjadi inspirasi bagi peserta untuk mempersiapkan diri sejak dini apabila memiliki cita-cita melanjutkan studi ke luar negeri.
Materi kedua disampaikan oleh Dr. Haris Hermawan, B.A., M.Ed. dosen Program Studi Manajemen Pendidikan Islam STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya sekaligus alumni Program Doktor Universitas Islam Madinah, Arab Saudi. Mengangkat tema “Gen Z dan Kepemimpinan”, beliau menekankan pentingnya membangun karakter kepemimpinan yang adaptif, berintegritas, dan mampu menghadapi perubahan yang dipengaruhi oleh pesatnya perkembangan teknologi.

Menurutnya, kepemimpinan di era digital tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengelola sumber daya manusia, tetapi juga oleh kemampuan memahami dan memanfaatkan teknologi secara bijaksana. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menjelaskan bahwa Artificial Intelligence (AI) telah menjadi bagian dari transformasi dunia pendidikan dan dunia kerja. Oleh karena itu, Generasi Z diharapkan mampu memanfaatkan AI sebagai sarana untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan efektivitas belajar tanpa mengabaikan kemampuan berpikir kritis, etika, serta nilai-nilai moral. Dengan memadukan karakter kepemimpinan yang kuat dan literasi teknologi yang baik, generasi muda diharapkan mampu menjadi pemimpin yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Sebagai pemateri penutup, Zaki Ulien Nuha, M.Pd. Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya, menyampaikan materi bertajuk “Gen Z dan Peluang Kerja”. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa perkembangan dunia kerja menuntut lulusan perguruan tinggi untuk memiliki kompetensi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, kreatif, serta memiliki kemampuan manajerial.

Pada kesempatan tersebut, beliau juga memperkenalkan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam sebagai salah satu pilihan studi yang menawarkan berbagai prospek karier, di antaranya sebagai manajer lembaga pendidikan, pengembang sumber daya manusia, konsultan pendidikan, peneliti, hingga edupreneur. Selain itu, peserta diajak memahami pentingnya memilih program studi yang sesuai dengan minat, potensi, dan kebutuhan dunia kerja di masa depan.
Selama webinar berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal ini terlihat dari aktifnya sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai topik, mulai dari pengembangan diri sebagai Generasi Z, pemanfaatan Artificial Intelligence dalam dunia pendidikan, peluang studi lanjut ke Timur Tengah, hingga prospek karier lulusan Manajemen Pendidikan Islam. Interaksi yang terjalin antara narasumber dan peserta mencerminkan tingginya minat para siswa untuk memperoleh wawasan mengenai pendidikan tinggi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa depan.
Melalui penyelenggaraan Webinar MPI Future Talk #1, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya berharap dapat terus menghadirkan kegiatan edukatif yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para pelajar yang sedang mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana untuk memperluas wawasan, menumbuhkan semangat belajar, serta membantu generasi muda mengenali potensi diri sehingga mampu menentukan pilihan studi dan karier yang tepat sesuai dengan minat, bakat, dan kebutuhan di masa mendatang.


