Probolinggo – Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ali bin Abi Thalib Surabaya menjalin kerja sama kelembagaan dengan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Zainul Hasan (UNZAH) Genggong Probolinggo. Kerja sama tersebut dituangkan dalam Memorandum of Agreement (MoA) tentang Pengembangan Tridarma Perguruan Tinggi yang ditandatangani pada Selasa, 4 Agustus 2026, bertempat di STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya.

Kesepakatan kerja sama tersebut ditandatangani oleh Zaki Ulien Nuha, M.Pd., selaku Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya, sebagai Pihak Pertama, dan Dr. Ismatul Izzah, M.Pd.I., selaku Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Probolinggo, sebagai Pihak Kedua. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya kedua program studi untuk membangun sinergi kelembagaan dalam mendukung peningkatan mutu penyelenggaraan Tridarma Perguruan Tinggi.

Dalam nota kesepakatan tersebut, kedua pihak menyatakan kesepakatan untuk melaksanakan kerja sama secara kelembagaan dalam berbagai bidang yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Pelaksanaan kerja sama tetap memperhatikan batas kemampuan masing-masing pihak serta tidak mengganggu tugas pokok dan fungsi yang menjadi tanggung jawab masing-masing institusi. Secara khusus, kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan Tridarma Perguruan Tinggi, yang meliputi bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Kesepakatan tersebut diharapkan dapat menjadi landasan bagi kedua program studi untuk mengembangkan berbagai kegiatan akademik secara lebih terarah dan berkelanjutan. Dalam bidang pendidikan dan pengajaran, salah satu ruang lingkup kerja sama yang disepakati adalah pembinaan kurikulum. Kerja sama ini memberikan ruang bagi kedua program studi untuk saling berbagi pengalaman dan mengembangkan kualitas kurikulum sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan pendidikan tinggi. Pembinaan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung peningkatan mutu proses pembelajaran di masing-masing program studi. Ruang lingkup berikutnya adalah pembinaan tenaga pengajar atau dosen.

Melalui kerja sama ini, kedua program studi memiliki landasan untuk membangun sinergi dalam pengembangan kapasitas tenaga pengajar. Peningkatan kualitas dosen menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya proses pendidikan yang semakin baik serta penguatan kompetensi akademik di lingkungan program studi. Selain itu, kedua pihak juga menyepakati kerja sama dalam peningkatan sumber daya manusia melalui pelatihan, seminar, workshop, dan kegiatan sejenisnya.

Bentuk kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana pengembangan kompetensi dan pertukaran wawasan bagi sivitas akademika, khususnya dalam menghadapi perkembangan dan tuntutan pendidikan tinggi yang terus mengalami perubahan. Pada bidang publikasi ilmiah, ruang lingkup kerja sama mencakup penerbitan dan jurnal ilmiah. Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah untuk mendukung penguatan budaya akademik dan publikasi ilmiah di lingkungan kedua program studi. Pengembangan publikasi juga dapat menjadi ruang bagi dosen dan sivitas akademika untuk memperluas kontribusi akademiknya melalui karya-karya ilmiah. Kerja sama juga mencakup penelitian bersama antarkedua program studi.

Kolaborasi penelitian tersebut membuka peluang bagi dosen dari Prodi MPI STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya dan Prodi MPI UNZAH Genggong Probolinggo untuk mengembangkan kegiatan penelitian secara kolaboratif. Dengan demikian, kerja sama tidak hanya berorientasi pada penguatan kegiatan pendidikan, tetapi juga diarahkan pada pengembangan budaya penelitian dan kontribusi ilmiah kedua program studi. Seluruh kegiatan yang tercantum dalam ruang lingkup kesepakatan akan dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan.

Pelaksanaan teknis dari berbagai bentuk kegiatan tersebut selanjutnya akan diatur melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) sesuai dengan kebutuhan dan kesepakatan kedua belah pihak. Dalam aspek pembiayaan, dokumen kesepakatan menyebutkan bahwa biaya operasional kegiatan yang dikeluarkan dalam pelaksanaan kerja sama di bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat akan ditentukan oleh para pihak berdasarkan kesepakatan bersama. Ketentuan pembiayaan tersebut dapat ditentukan lebih lanjut sesuai dengan keputusan kedua belah pihak dalam pelaksanaan setiap kegiatan. Kerja sama antara kedua program studi ini memiliki jangka waktu tiga tahun, terhitung sejak nota kesepakatan ditandatangani.

Dengan masa berlaku tersebut, kedua pihak memiliki kesempatan untuk mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi secara bertahap dan berkelanjutan sesuai dengan ruang lingkup yang telah disepakati. Bagi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya, kerja sama ini menjadi salah satu langkah dalam memperluas jejaring akademik dan kelembagaan dengan perguruan tinggi lain. Sementara bagi kedua program studi, kesepakatan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan kegiatan yang saling mendukung dalam peningkatan mutu pendidikan, penguatan kompetensi sumber daya manusia, pengembangan publikasi ilmiah, serta peningkatan produktivitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kerja sama ini, Prodi MPI STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya dan Prodi MPI UNZAH Genggong Probolinggo berkomitmen untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki masing-masing lembaga dalam mendukung pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi. Kesepakatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat diwujudkan melalui berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan program studi, dosen, mahasiswa, dan masyarakat. Dengan terjalinnya kerja sama kelembagaan ini, kedua program studi diharapkan semakin terbuka terhadap berbagai peluang kolaborasi akademik dan pengembangan sumber daya manusia. Sinergi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun penyelenggaraan pendidikan tinggi yang bermutu, produktif, dan mampu memberikan kontribusi terhadap pengembangan pendidikan Islam.