LPPM Gelar Pembekalan Dosen Pembimbing Lapangan KUKERTA 2025 STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya
Segala puji bagi Allah yang selalu mencurahkan rahmat dan taufiq-Nya kepada kita semua. Semoga sholawat dan salam juga selalu kita panjatkan kepada suri tauladan kita, nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya mengadakan acara pembekalan bagi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) untuk kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) yang akan dilaksanakan di Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Acara ini diawali dengan sambutan hangat dari Ketua STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya, yang disampaikan dengan penuh kehangatan dan sedikit canda, mengenang KKN tahun sebelumnya yang penuh dengan tantangan dan perjuangan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan kebahagiaan dan rasa syukurnya karena KUKERTA STAI Ali Bin Abi Thalib dapat kembali dilaksanakan di Gunung Kidul. Beliau memberikan nasihat dan masukan terkait penulisan karya ilmiah yang berkenaan dengan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). “Saya berharap para dosen dapat menjaga kebugaran dan kesehatan diri, mengingat tugas pendampingan ini membutuhkan stamina dan kesiapan yang prima,” ujar beliau. KUKERTA ini merupakan bentuk implementasi kerjasama yang kedua antara STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya dan Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, DIY, sesuai dengan Memorandum of Agreement (MoA) yang telah disepakati. Kerjasama ini diharapkan dapat terus terjalin dengan baik dan memberikan manfaat yang besar bagi kedua belah pihak terutama kepada masyarakat. Pembekalan ini juga diisi dengan materi yang disampaikan oleh Dr. Maryono, S.Th.I., M.Pd.I. yang memberikan panduan tentang hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam kegiatan KUKERTA. Salah satu materi utama yang disampaikan adalah mengenai pendekatan KUKERTA ABCD (Asset-Based-Community-Development). “Pendekatan ini mengajak mahasiswa untuk bersama-sama dengan masyarakat dalam mengidentifikasi, memanfaatkan, dan mengoptimalkan potensi lokal yang ada di lingkungan mereka, sehingga dapat membangun kemandirian yang berkelanjutan,” jelas Dr. Maryono. Selain itu, mekanisme pembimbingan KUKERTA 2025 disampaikan oleh Ketua Pelaksana KKN, Ustadz Angger Bimantara, S.Pd., M.Sos. Beliau menekankan pentingnya mengikuti prosedur operasional standar (SOP) yang harus terlaksanakan dalam KUKERTA ini. Agar KUKERTA dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan para DPL dapat membimbing mahasiswa dengan lebih efektif dan efisien, serta memastikan bahwa tujuan dari kegiatan KUKERTA dapat tercapai dengan baik. Para dosen juga diharapkan dapat menjadi teladan dalam menjaga kesehatan dan kebugaran, sehingga dapat menjalankan tugas pendampingan dengan optimal.
Alhamdulillah Acara pembekalan ini berjalan dengan lancar. Diharapkan, melalui kegiatan KUKERTA ini, mahasiswa STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Gunung Kidul dan memperkuat hubungan antara institusi pendidikan dengan komunitas lokal.




























