Mahasiswa STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya Mengabdi untuk Negeri, Menjadi Relawan Pipanisasi Air Bersih di Lereng Bromo
Pasuruan – Semangat pengabdian kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh mahasiswa STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya. Sebanyak sembilan mahasiswa semester VI turut ambil bagian sebagai relawan dalam Misi Kemanusiaan Pipanisasi Air Bersih yang dilaksanakan di Desa Mororejo, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Ahad, 14 Juni 2026.

Kegiatan kemanusiaan ini bertujuan menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat melalui pembangunan jaringan pipanisasi sepanjang 2,8 kilometer yang melintasi jalur pegunungan di kawasan lereng Gunung Bromo. Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa bergabung bersama ratusan relawan dari berbagai daerah yang memiliki kepedulian terhadap kebutuhan air bersih masyarakat setempat.
Tim mahasiswa STAI Ali dipimpin oleh Luthfi Dwi Cahyo selaku ketua regu. Mereka mendapatkan amanah untuk mengerjakan sektor jalur 4 dan 5 dengan penempatan pada titik Pipa 3 dan Pipa 5, di mana setiap ruas pipa memiliki panjang sekitar 100 meter yang harus dipasang melalui medan pegunungan yang cukup menantang.
Meski puncak kegiatan dilaksanakan pada Ahad, 14 Juni 2026, para mahasiswa telah tiba di lokasi sejak Sabtu untuk membantu persiapan logistik serta koordinasi lapangan bersama panitia dan relawan lainnya. Kehadiran lebih awal tersebut menjadi bagian dari komitmen mereka dalam menyukseskan program kemanusiaan yang melibatkan lebih dari 300 relawan.
Tidak hanya bertugas di lapangan, mahasiswa STAI Ali juga berkontribusi pada sektor pendukung kegiatan. Sebagian mahasiswa ditugaskan sebagai relawan dapur umum yang menyiapkan kebutuhan konsumsi para relawan, mulai dari sarapan hingga makan malam. Dapur umum menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan yang berlangsung sepanjang hari di kawasan pegunungan.
Tantangan alam menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kegiatan ini. Cuaca dingin khas pegunungan Tosari serta hujan yang sempat mengguyur lokasi tidak menyurutkan semangat para relawan. Bahkan beberapa mahasiswa harus menempuh perjalanan kaki sejauh kurang lebih delapan kilometer dari posko menuju titik pemasangan pipa karena kondisi medan yang tidak memungkinkan dijangkau kendaraan.
Di tengah medan yang berat dan cuaca yang kurang bersahabat, para mahasiswa tetap menunjukkan semangat kebersamaan, kerja sama, dan kepedulian sosial. Mereka bahu-membahu bersama relawan lainnya mengangkut material, menyambung pipa, menyiapkan logistik, hingga memastikan pekerjaan berjalan sesuai target.
Partisipasi mahasiswa STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata implementasi nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat yang selama ini ditanamkan di lingkungan kampus. Selain memperluas pengalaman lapangan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran langsung tentang pentingnya kepedulian sosial, kerja sama tim, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Melalui keterlibatan dalam misi kemanusiaan pipanisasi air bersih ini, mahasiswa STAI Ali tidak hanya hadir sebagai peserta kegiatan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi bagi kebutuhan masyarakat. Semangat melayani dan mengabdi yang mereka tunjukkan menjadi bukti bahwa peran mahasiswa tidak hanya terbatas di ruang kelas, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk memberikan manfaat yang nyata bagi sesama.



































