Kunjungan Kalimantan Barat: Rombongan STAI Ali Tiba untuk Rangkaian Seminar dan Penguatan Kerja Sama
Hari Pertama
Surabaya – Dalam rangka memperluas jaringan dakwah dan penguatan kerja sama kelembagaan, STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya melaksanakan rangkaian kunjungan seminar, dakwah, serta penandatanganan kerja sama ke sejumlah lembaga pendidikan Islam di Kalimantan Barat selama lima hari.
Rombongan berangkat pada Senin dan dijadwalkan menjalani agenda kegiatan utama pada Selasa, Rabu, dan Kamis, sementara Jumat menjadi agenda perjalanan kembali menuju Surabaya.
Dalam kunjungan ini, rombongan yang berangkat terdiri dari dua orang, yaitu Ketua STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya, Oscar Wardhana Windro Saputro, S.T.P., Lc., M.Pd., didampingi Kepala Bagian Humas dan Kerjasama, Fedya Ainur, S.Pd., B.A.
Perjalanan dimulai dari Bandara Juanda menuju Bandara Supadio, Pontianak. Setibanya di Kalimantan Barat, rombongan langsung melanjutkan perjalanan darat menuju Kota Singkawang untuk beristirahat sekaligus mempersiapkan agenda kegiatan yang telah dijadwalkan di berbagai wilayah Kalimantan Barat.

Pada hari Selasa, rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari setelah pelaksanaan salat Subuh. Rombongan kemudian bertolak menuju wilayah Pemangkat dan Tebas, Kabupaten Sambas, untuk melaksanakan sejumlah agenda kerja sama kelembagaan.
Agenda pertama adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Ma’had At Tauhid Pemangkat yang berlokasi di Pemangkat, Kabupaten Sambas. Selanjutnya, rombongan melanjutkan kunjungan ke Ma’had Al Furqon Tebas serta Ma’had Darul Hijrah Tebas untuk agenda penandatanganan kerja sama kelembagaan.
Tidak hanya penandatanganan kerja sama, Ketua STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya juga menyampaikan seminar motivasi pendidikan kepada para santri dan civitas Ma’had Darul Hijrah Tebas sebagai bagian dari implementasi nyata penguatan kerja sama pendidikan dan dakwah antar lembaga.
Setelah seluruh agenda di wilayah Sambas selesai dilaksanakan, rombongan kembali menuju Kota Singkawang. Pada malam harinya, selepas Maghrib, Ketua STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya kembali mengisi seminar penyuluhan agama atau tabligh akbar di Singkawang yang diselenggarakan bersama panitia LSIBA dan dihadiri masyarakat setempat.
Melalui rangkaian kegiatan hari pertama ini, STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jaringan dakwah, pendidikan, dan sinergi kelembagaan dengan berbagai pondok pesantren, ma’had, serta lembaga dakwah Islam di berbagai daerah Indonesia.
Hari Kedua
Singkawang – Memasuki hari kedua rangkaian kunjungan seminar, dakwah, dan penguatan kerja sama kelembagaan di Kalimantan Barat, rombongan STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya kembali melaksanakan sejumlah agenda strategis di Kota Singkawang pada Rabu.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Subuh berjamaah sebelum dilanjutkan seminar pendidikan dan motivasi belajar untuk para santri di Ma’had Asy Syafi’iyyah Singkawang.
Dalam seminar tersebut, Ketua STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya, Oscar Wardhana Windro Saputro, S.T.P., Lc., M.Pd., menyampaikan pentingnya kesungguhan dalam menuntut ilmu, menjaga semangat belajar, serta membangun karakter santri yang berpegang teguh kepada aqidah dan manhaj Islam yang benar.


Setelah agenda seminar selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya dan Ma’had Asy Syafi’iyyah Singkawang sebagai tindak lanjut kerja sama kelembagaan yang sebelumnya telah terjalin antara kedua institusi.
Selain agenda kelembagaan, rombongan STAI Ali juga melaksanakan silaturahmi dan pertemuan bersama alumni STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya yang berada di wilayah Singkawang dan Sambas. Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara kampus dan para alumni yang kini aktif berdakwah dan mengabdi di berbagai lembaga pendidikan Islam di Kalimantan Barat.
Setelah seluruh agenda di Singkawang selesai, rombongan melanjutkan perjalanan darat menuju Kota Pontianak untuk mempersiapkan agenda kegiatan berikutnya pada hari Kamis.
Kegiatan hari kedua ini menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus mempererat jaringan alumni STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya di wilayah Kalimantan Barat.
Hari Ketiga
Pontianak – Pada hari ketiga rangkaian kunjungan seminar, dakwah, dan penguatan kerja sama kelembagaan di Kalimantan Barat, rombongan STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya melaksanakan sejumlah agenda di wilayah Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, Kamis.
Kegiatan diawali setelah salat Subuh dengan pengambilan rekaman penyuluhan agama di studio media dakwah Pontianak Mengaji TV sebagai bagian dari syiar dakwah dan edukasi keislaman kepada masyarakat luas.
Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Ponpes Hidayatul Muslimin 1 untuk agenda penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara kedua lembaga.
Penandatanganan MoA tersebut menjadi bentuk penguatan kerja sama pendidikan, dakwah, dan pengembangan sumber daya manusia Islam antara STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya dan Ponpes Hidayatul Muslimin 1.

Sebagai implementasi nyata dari kerja sama tersebut, Ketua STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya, Oscar Wardhana Windro Saputro, S.T.P., Lc., M.Pd., juga menyampaikan seminar pendidikan dan motivasi kepada para santri dan santriwati Ponpes Hidayatul Muslimin 1.
Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya semangat menuntut ilmu, menjaga adab, serta mempersiapkan generasi muda Islam yang memiliki ilmu syar’i dan kontribusi nyata bagi umat.
Pada siang harinya, rombongan juga melaksanakan pertemuan dan silaturahmi bersama alumni STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya wilayah Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan menjadi ajang mempererat ukhuwah antar alumni serta kampus.
Adapun pada malam hari selepas Maghrib, kegiatan ditutup dengan seminar penyuluhan agama untuk masyarakat umum di wilayah Pontianak dan Kubu Raya sebelum rombongan beristirahat dan bersiap melaksanakan perjalanan pulang pada hari Jumat.
Melalui rangkaian kegiatan selama tiga hari tersebut, STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya terus berkomitmen memperluas jaringan dakwah dan kerja sama kelembagaan dengan berbagai pondok pesantren, ma’had, serta lembaga pendidikan Islam di Indonesia.











