9 Kilometer Pipanisasi Desa Terujung Pacitan: Relawan BEM dan Mahasiswa STAI Ali Turut Sukseskan
Segala puji bagi Allah yang selalu mencurahkan rahmat dan taufiq-Nya kepada kita semua. Semoga sholawat dan salam juga selalu kita panjatkan kepada suri tauladan kita, nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Pacitan, 20 Oktober 2024 — Desa Sudimoro, Kecamatan Sudimoro, yang merupakan wilayah terujung di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, dikenal sebagai daerah yang hampir setiap tahun mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih. Dalam upaya mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan pipanisasi sepanjang 9 kilometer dilaksanakan dengan melibatkan sekitar 600 relawan dari berbagai daerah di Indonesia.
Salah satu elemen penting dalam kegiatan ini adalah partisipasi aktif dari perwakilan BEM dan mahasiswa STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya. Mereka hadir sebagai bentuk nyata komitmen kampus dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan tridarma perguruan tinggi. Hal ini juga merupakan bentuk kepedulian dan rasa tanggung jawab sosial para mahasiswa dalam membantu kepentingan masyarakat.
Acara ini diinisiasi oleh berbagai lembaga dakwah sosial, termasuk SATDA Indonesia, Pacitan Mengaji, dan beberapa lembaga lain yang bekerja sama dengan berbagai pihak dalam pelaksanaan proyek ini. Kegiatan tersebut juga mendapat perhatian dari para pemangku kebijakan setempat, seperti Camat Sudimoro bapak Muhammad Taufik Effendi, Kapolsek Sudimoro, dan Koramil Sudimoro yang turut hadir berkontribusi langsung dan memberikan dukungan moral bagi para relawan.
Dengan penuh semangat kebersamaan, para relawan bahu-membahu menyelesaikan pipanisasi yang diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang bagi kebutuhan air bersih masyarakat Desa Sudimoro. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk menyelesaikan masalah infrastruktur, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya dalam mengembangkan empati sosial dan semangat kepedulian.

Seusai kegiatan, perwakilan BEM STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya menyampaikan kesan positif. “Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan ini, kami semakin memiliki rasa kepedulian terhadap insan dan masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam konteks sumber daya air. Semoga ini menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat,” ujar salah satu mahasiswa. Mereka juga menyampaikan pesan harapan kepada pihak kampus. “Kami berharap kampus dapat kembali mendukung mahasiswa baik secara materil untuk kegiatan sosial semacam ini dan berbagai kegiatan sosial di luar kampus.”

Semoga partisipasi BEM dan mahasiswa STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya dalam kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengabdi kepada masyarakat, nusa, dan bangsa.


