Sinergi Pemerintah dan Kampus: Monitoring Evaluasi Dosen Native Speaker di STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya
Surabaya, 18 September 2025 – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ali bin Abi Thalib Surabaya menerima kunjungan dari sejumlah instansi negara dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) keberadaan dosen native speaker yang berperan dalam proses pembelajaran di kampus.
Kunjungan ini bertujuan memastikan bahwa kehadiran dosen native speaker di STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya berjalan sesuai dengan regulasi pemerintah sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi keislaman. STAI Ali bin Abi Thalib sendiri sekerang memiliki beberapa dosen native speaker dari negara Sudan diantaranya Syaikh Bushro El Hussen, Lc. dan Syaikkh Muhammad Al Amin, Lc.
Adapun instansi yang hadir dalam kunjungan tersebut antara lain:
-
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surabaya
-
Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag Kota Surabaya)
-
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur
-
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya
-
Polrestabes Surabaya (Intelkam)
Rombongan disambut langsung oleh Wakil Ketua STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya bersama jajaran pimpinan kampus. Dalam sambutannya, pihak kampus menegaskan bahwa keberadaan dosen native speaker sangat penting dalam menunjang kualitas pembelajaran bahasa Arab, karena mahasiswa dapat belajar langsung dari penutur asli dan memahami bahasa sekaligus budaya Islam secara lebih mendalam.

Perwakilan dari Kantor Imigrasi Surabaya menjelaskan bahwa monitoring ini merupakan langkah rutin untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan keimigrasian, khususnya bagi tenaga pengajar asing di bidang pendidikan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah menjaga agar seluruh aktivitas akademik berjalan sesuai dengan koridor hukum.
Pihak Kementerian Agama Kota Surabaya turut menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan kerja sama STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya dalam mendukung proses monitoring. Mereka berharap sinergi antara perguruan tinggi, instansi pemerintah, dan tenaga pengajar asing dapat terus terjalin dengan baik demi peningkatan kualitas pendidikan Islam di Indonesia.
Kunjungan ini ditutup dengan sesi dialog, diskusi singkat mengenai mekanisme pembinaan dosen native speaker, serta foto bersama antara perwakilan instansi dengan civitas akademika STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya.
STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya berkomitmen untuk senantiasa menjaga transparansi, mematuhi regulasi, serta terus meningkatkan mutu pendidikan. Dengan demikian, kampus ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang berkompeten, berintegritas, dan berakhlak mulia.


