Implementasi MoA: Mahasiswa KKN Al-Mufid 2026 STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya Serahkan 700 Pohon Cendana di Girisekar Gunungkidul
Gunungkidul – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Al-Mufid 2026 dari STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya melaksanakan penyerahan pohon cendana sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat. Pada Kamis, 29 Januari 2026, mahasiswa KKN secara simbolis menyerahkan 700 bibit pohon cendana di kawasan Tlogo Embali, Kelurahan Girisekar, Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program besar penanaman 700 pohon cendana yang digagas sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat setempat. Penyerahan bibit tersebut dilakukan secara simbolis dan disaksikan langsung oleh Camat Panggang, Lurah Girisekar, serta para kepala dusun setempat.

Selain menjadi wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, program ini juga merupakan implementasi dari kerja sama antara STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya dengan Yayasan Darush Sholihin Girisekar yang tertuang dalam Memorandum of Agreement (MoA) Nomor 002.04/HUMAS-STAI/I/2026. Penempatan mahasiswa KKN di wilayah Girisekar menjadi salah satu bentuk realisasi dari kesepakatan kerja sama tersebut.
Program penanaman cendana ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, baik dari aspek lingkungan maupun potensi ekonomi di masa depan. Tanaman cendana dikenal memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus berperan dalam menjaga kelestarian ekosistem.

Selama satu bulan pelaksanaan KKN, mahasiswa tidak hanya menjalankan program penghijauan. Berbagai kegiatan pengabdian lain juga dilaksanakan, di antaranya penyuluhan keagamaan, pemberdayaan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), penyerahan fasilitas umum seperti genset dan toren air, serta program plakanisasi lingkungan.
Melalui rangkaian program tersebut, diharapkan keberadaan mahasiswa KKN Al-Mufid 2026 dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antara kampus dan masyarakat Girisekar.


