KKN Al Mubarak 2025: Pengabdian Mahasiswa STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya di Desa Putat, Salah Satu dari Lima Desa Sasaran di Gunung Kidul, Yogyakarta
Desa Putat – Mahasiswa STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya telah menyelesaikan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Al Mubarak 2025 di Desa Putat, Gunung Kidul, sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat di lima desa yang menjadi lokasi KKN. Selama satu bulan penuh, mahasiswa melaksanakan berbagai program yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan sosial, dan mempererat hubungan antara akademisi dan warga setempat kemudian tidak kalah penting yaitu menyebarkan dakwah islam.
Minggu Pertama: Seremonial Pembukaan dan Pengenalan Program
Kegiatan KKN diawali dengan acara seremonial pembukaan yang berlangsung pada 2 Januari 2025 pukul 09.30 – 10.45 WIB di Balai Desa Putat. Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Putat, delapan Kepala Dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan sekolah dasar di desa tersebut.
Pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh mahasiswa Andri Irpandi, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Kelompok Desa, Muhammad Yudhistira Sanubari Hantono, yang menyampaikan harapannya agar masyarakat mendukung program-program mahasiswa selama KKN berlangsung. Kepala Desa Putat, Bapak Rusbandi, menyambut mahasiswa dengan tangan terbuka dan berharap adanya sinergi yang baik selama satu bulan penuh. Dosen pembimbing, Dr. Farid Al Batothy, Lc., M.Pd. dalam sambutannya menekankan pentingnya disiplin dan keseriusan mahasiswa dalam menjalankan tugas mereka, serta menitipkan para mahasiswa kepada masyarakat desa.

Minggu Kedua: Implementasi Program Pengabdian
Pada minggu kedua, mahasiswa mulai melaksanakan berbagai program pengabdian yang telah dirancang, mencakup bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan. Di bidang pendidikan, mahasiswa aktif mengajar di sekolah dasar setempat, memberikan bimbingan belajar, serta mengadakan kegiatan literasi bagi anak-anak desa. Dalam bidang sosial, mahasiswa turut serta dalam kegiatan kerja bakti, membantu administrasi desa, serta melakukan sosialisasi kebersihan dan pola hidup sehat.
Selain itu, mahasiswa juga menyelenggarakan kegiatan keagamaan seperti majelis taklim untuk ibu-ibu, kajian islami bagi pemuda, serta program Tahfidzul Qur’an bagi anak-anak. Kehadiran mahasiswa disambut dengan antusias oleh warga, terutama anak-anak yang sangat bersemangat mengikuti program pendidikan yang diadakan.
Minggu Ketiga: Dakwah Sosial dan Bantuan Sembako
Pada 17 Januari 2025, mahasiswa KKN mengadakan kegiatan dakwah sosial di Balai Padukuhan Gumawang. Acara ini dirangkaikan dengan kajian tematik bertajuk “Menjadi Hamba yang Bersyukur” yang disampaikan oleh Muhammad Yudhistira Sanubari Hantono. Kajian ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai syukur dalam kehidupan sehari-hari serta mengajak masyarakat untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah.
Setelah sesi kajian, mahasiswa melaksanakan program sosial berupa pemberian bantuan sembako kepada 50 warga yang membutuhkan. Bantuan ini diberikan kepada warga dengan kategori yatim, janda, masyarakat kurang mampu, dan lansia. Program ini mendapatkan apresiasi tinggi dari warga yang merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan ini, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Minggu Keempat: Medical Checkup Gratis dan Pelayanan Kesehatan
Pada 22 Januari 2025, mahasiswa KKN bekerja sama dengan komunitas PKK setempat untuk mengadakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia di Desa Putat. Program ini bertujuan untuk membantu warga desa, terutama lansia, dalam memantau kondisi kesehatan mereka. Dalam pemeriksaan ini, mahasiswa menyediakan layanan pengecekan kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat secara gratis.
Kegiatan ini mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat. Ibu Isti, perwakilan PKK, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa yang telah memfasilitasi layanan kesehatan gratis ini, mengingat keterbatasan fasilitas kesehatan di desa mereka. Banyak lansia yang mengungkapkan rasa syukur karena akhirnya bisa mengetahui kondisi kesehatan mereka tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan.
Sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan warga, mahasiswa juga memberikan tambahan nutrisi berupa Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada para lansia setelah pemeriksaan kesehatan. Antusiasme masyarakat terhadap program ini menunjukkan betapa pentingnya akses kesehatan bagi mereka.

Penutupan dan Harapan ke Depan
Setelah satu bulan penuh menjalankan program pengabdian, mahasiswa STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya resmi menuntaskan kegiatan KKN Al Mubarak 2025 di Desa Putat. Program-program yang telah dijalankan tidak hanya memberikan manfaat bagi warga setempat tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami dinamika kehidupan sosial di masyarakat pedesaan.
Dalam acara penutupan, mahasiswa mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Putat yang telah menerima dan mendukung kegiatan mereka. Warga pun menyampaikan harapan agar program-program serupa dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Dengan berakhirnya KKN ini, diharapkan sinergi antara akademisi dan masyarakat dapat terus terjalin untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi kehidupan sosial dan keagamaan di desa-desa binaan selanjutnya.





















Acara ini menjadi wadah penting untuk pertukaran ilmu dan pengalaman antarnegara, serta memperkuat jaringan akademis di tingkat internasional. Selamat kepada Dr. Farid Al Bathothy dan seluruh narasumber yang telah berkontribusi dalam acara yang sukses ini.





Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan mahasiswa STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya siap untuk melaksanakan KUKERTA dengan baik, mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari, serta menjadi teladan yang baik di tengah masyarakat. Para mahasiswa diharapkan dapat menjalankan tugas pengabdian mereka dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.