SURABAYA – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ali bin Abi Thalib Surabaya resmi menjalin kerja sama dengan Yayasan Fasatalya Cendikia melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) pada Kamis, 29 Oktober 2026. Kerja sama ini menjadi tindak lanjut dari pertemuan penjajakan yang sebelumnya dilaksanakan pada 1 September 2026.

Kerja sama tersebut berfokus pada penyelenggaraan Program Qoidah Nuraniah (QN) sebagai sarana pembelajaran dan peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an sesuai dengan kaidah yang benar. Program ini diharapkan dapat membantu peserta dalam mengenal dan melafalkan huruf hijaiyah, memahami sifat-sifat huruf, serta menerapkan kaidah tajwid dalam membaca Al-Qur’an.
Dalam pelaksanaannya, program ini turut melibatkan mahasiswa STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya sebagai peserta. Keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat menjadi sarana penguatan kemampuan membaca Al-Qur’an, mulai dari pengenalan dan pelafalan huruf hijaiyah, pemahaman sifat-sifat huruf, hingga penerapan kaidah tajwid secara tepat. Dengan demikian, program ini tidak hanya menjadi bentuk implementasi kerja sama antarlembaga, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi pengembangan kompetensi keislaman mahasiswa.
Sebelumnya, pada 1 September 2026, STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya menerima kunjungan perwakilan lembaga Qoidah Nuroniyah dalam agenda Memorandum of Meeting (MoM) Penjajakan Kerja Sama. Dalam pertemuan awal tersebut, kedua pihak membahas berbagai peluang dan potensi kolaborasi yang dapat dikembangkan, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengembangan pembelajaran Al-Qur’an. Diskusi tersebut menjadi landasan awal bagi kedua lembaga untuk merumuskan bentuk kerja sama yang lebih konkret.

Penandatanganan MoU dan MoA pada 29 Oktober 2026 menjadi langkah lanjutan dari proses komunikasi dan penjajakan tersebut. Melalui kesepakatan ini, kedua pihak berkomitmen membangun sinergi dan memberikan dukungan dalam menunjang pelaksanaan Program Qoidah Nuraniah. Kerja sama juga mencakup koordinasi dan komunikasi antarlembaga, termasuk penyesuaian teknis pelaksanaan program berdasarkan kebutuhan dan kesepakatan bersama.
Melalui kolaborasi ini, STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya berharap penyelenggaraan Program Qoidah Nuraniah dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an. Selain itu, kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari hubungan kemitraan yang berkelanjutan serta membuka peluang pengembangan program pendidikan dan keilmuan lainnya pada masa mendatang.

Kerja sama ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya untuk terus memperluas jejaring kemitraan dan membangun kolaborasi dengan berbagai lembaga dalam rangka memperkuat kontribusi pendidikan Islam kepada masyarakat.


