SURABAYA – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ali bin Abi Thalib Surabaya sukses menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda ke-9 Tahun 2025 bagi Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (S1). Acara yang diselenggarakan di Gedung Kasabaya pada Selasa, 3 Desember 2025, ini mengukuhkan 69 wisudawan baru, yang kini siap menjadi duta kampus dalam dunia kerja dan dakwah.
Ketua STAI Ali bin Abi Thalib, Ustaz Oscar Wardana Winro Saputro, S.T.P., Lc., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa wisuda ini merupakan momentum syukur atas kerja keras para lulusan yang telah melewati masa studi penuh perjuangan. Dengan tambahan 69 lulusan ini, total alumni STAI Ali bin Abi Thalib kini mencapai 635 orang. Dalam sambutannya beliau menegaskan pentingnya untuk senantiasa berbakti kepada kedua orang tua atas jeri payah yang mereka curahkan demi kesuksesan para wisudawan.

Prosesi Wisuda Dihadiri Pimpinan Kopertis Wilayah 4
Acara wisuda ke-9 ini dihadiri oleh Ketua Senat STAI Ali bin Abi Thalib, Ustaz Mubarok Bamualim, Lc., M.H.I., Ketua Yayasan Bapak Fikri Aziz, serta Koordinator Kopertis Wilayah 4 Surabaya, Prof. Ahmad Muzakki, M.Ag., G.Dip.S.A., M.Phil., Ph.D.
Dalam sambutannya, Koordinator Kopertis Wilayah 4 menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan dan tim manajemen STAI Ali bin Abi Thalib atas kontribusinya dalam penyelenggaraan layanan pendidikan tinggi. Beliau juga menyoroti pentingnya peran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) dalam mendongkrak Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di Indonesia yang masih berada di angka 32,9%.
Pencapaian Institusi dan Visi Masa Depan
Dalam sesi sambutan, jajaran pimpinan menyampaikan beberapa capaian dan langkah strategis institusi:
- Pembukaan Program Studi Baru (Prodi MPI): STAI Ali bin Abi Thalib telah meresmikan pembukaan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) sebagai bagian dari upaya perluasan layanan pendidikan. Prodi ini telah memperoleh peringkat akreditasi sementara Baik. Upaya penambahan program studi lain terus diupayakan sebagai pijakan awal menuju transformasi menjadi institusi multiprodi yang lebih kokoh.
- Akreditasi dan Mutu: Secara institusi, STAI Ali telah memperoleh peringkat akreditasi Baik dan terus melakukan penguatan mutu untuk menghadapi proses akreditasi institusi terdekat. Sementara Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) berhasil mempertahankan peringkat akreditasi B pada tahun 2022.
- Penguatan Sumber Daya dan Kelembagaan:
- Institusi didukung oleh 23 dosen NIDN/NUTP, 6 dosen tersertifikasi (Serdos), 8 dosen berkualifikasi lektor, serta total 36 dosen internal, 9 dosen eksternal, dan 2 dosen tenaga asing. Dosen-dosen ini didorong untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
- Yayasan telah meluncurkan Akademi Abad sejak 3 Juli 2025 untuk pelatihan profesional (akuntansi, bisnis, fintech, dll.) yang diikuti oleh 696 peserta dan mendaftarkan Badan Wakaf Ali bin Abi Thalib untuk fokus pada pengelolaan wakaf uang demi menopang kemandirian operasional institusi.
- Visi Transformasi: STAI Ali bin Abi Thalib memiliki visi jangka panjang untuk bertransformasi menjadi universitas berlandaskan paham Ahlusunah Wal Jamaah yang unggul dalam bidang agama Islam, pendidikan, dan sosial humaniora di Indonesia pada tahun 2037.
Keunggulan Kurikulum dan Pengembangan Mahasiswa
STAI Ali bin Abi Thalib memadukan kurikulum kebahasaan (mengacu pada Silsilah Taklim Al-Lugah Al-‘Arabiyah) dengan kurikulum yang terstandar nasional, termasuk pedagogik dan tarbiah, menuju implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Selain ilmu agama, mahasiswa juga didorong untuk unggul dalam sisi non-akademik melalui:
- Kegiatan Mahasiswa: Tersedia beragam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) seperti Al-Qur’an, Pecinta Alam, Basket, Futsal, Bulu Tangkis, dan Voli.
- Pengembangan Keilmuan Syar’i: Program pendalaman ilmu syar’i melalui kajian rutin ba’da magrib, pelatihan leadership dan organisasi, serta keterlibatan langsung dalam BEM dan UKM.
- Kemahiran Bahasa: Pelatihan kemahiran berbahasa Arab melalui Al-Muhadah Usbu’iyah (latihan percakapan mingguan) dan latihan khitabah (pidato).
Pesan Kunci untuk Para Lulusan: Qowiyun Amin dan Inovasi
Para pimpinan dan tamu undangan menekankan pentingnya peran alumni di masyarakat:
- Menjadi “Qowiyun Amin”: Ketua Yayasan, Bapak Fikri Aziz, berpesan agar para wisudawan menjadi sarjana yang kuat ilmunya, amanah dalam kerjanya, dan anggun dalam perilakunya (qowiyun amin) [01:04:31]. Beliau juga mengingatkan bahwa keberhasilan adalah buah dari doa dan restu orang tua.
- Inovasi dan Adaptasi Digital: Koordinator Kopertis Wilayah 4, Prof. Ahmad Muzakki, mendorong para sarjana PBA untuk melakukan inovasi (bidah dalam pembelajaran, menurut istilah beliau) dalam praktik pengajaran, memanfaatkan teknologi digital, dan tidak cengeng dengan keterbatasan fasilitas, mengingat tantangan pasar kerja yang terus maju.
- Bakhti kepada Orang Tua: Pesan emosional juga disampaikan terkait pentingnya bakti kepada orang tua sebagai “pintu surga yang paling tengah,” dan bahwa keberhasilan yang diraih adalah buah dari doa mereka.
Secara keseluruhan, Wisuda ke-9 ini tidak hanya menjadi perayaan akademik, tetapi juga penegasan komitmen STAI Ali bin Abi Thalib untuk terus mengembangkan diri, memperluas layanan, dan mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang berintegritas dan siap berdakwah bagi bangsa.
Penulis: Adidya Bramantoro
Redaksi: Fedya Ainur
Dokumentasi: Tim Media STAI Ali
Barakallahu fiikum.
Follow & Join Akun Official STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya :
channel WhatsApp : https://channel-wa.stai-ali.ac.id/
Instagram : instagram.com/staialisurabaya
Facebook : facebook.com/Staialisurabaya/
YouTube : https://www.youtube.com/c/STAIAlibinAbiThalibSurabaya
Website : stai-ali.ac.id/


