Hari ini, kampus STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya kembali menjadi saksi terjalinnya ukhuwah islamiyayh dan pendidikan. Kami mendapat kunjungan istimewa dari Ma’had Ubay bin Ka’ab Klaten Jawa Tengah, yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pesantren Gratis Klaten.
Hadir langsung dalam kunjungan ini yaitu Ustadz Agung Argiansyah, Lc., M.H. Mudir Pesantren Gratis Klaten, yang didampingi oleh Ustadz Muhammad Iqbal Maulana, S.Pd.—seorang pengajar sekaligus alumni teladan STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya angkatan 2020. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Ustadz Askar Wardhana Windro Saputro, STP., Lc., M.Pd. selaku Ketua STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya dan Wakil Ketua III, Ustadz Abdul Basid, Lc., M.Pd., mewakili civitas akademika STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya.

Pertemuan ini berlangsung penuh keakraban. Kedua belah pihak saling memaparkan tentang lembaga masing-masing. Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Agung Argiansyah, Lc., M.H. menceritakan perjalanan panjang berdirinya pesantren yang awalnya lahir dari sebuah panti asuhan sederhana. Jalan perjuangan itu tidak selalu mulus bahkan diwarnai dengan terjalan medan kebaikan. Namun, dari jalan terjal itu lahirlah tekad kuat, hingga akhirnya Pesantren Gratis Klaten bertransformasi menjadi boarding school yang resmi berizin untuk sekolah setingkat SD sampai dengan jenjang SMA, menampung santriwan-santriwati dari kalangan yatim, piatu, yatim-piatu, maupun dhuafa—semua menimba ilmu tanpa dipungut biaya sepeserpun.

“Dari air mata dan doa anak-anak yatim piatu, tumbuhlah taman ilmu yang kini menaungi mereka,” demikian kira-kira suasana yang tergambar dari kisah penuh hikmah ini.
STAI Ali bin Abi Thalib menyambut kisah tersebut dengan apresiasi dan semangat untuk turut serta mendukung. Dalam diskusi, pihak kampus menawarkan program kerja sama beasiswa, agar para santri Pesantren Gratis Klaten yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi memiliki jalur yang terbuka luas. Inisiatif ini berangkat dari keresahan mulia: agar anak-anak yang terbiasa ditempa kesulitan tetap bisa meraih cita-cita di ranah akademik perguruan tinggi. Tidak hanya itu kedepannya semoga kerjasama ini bisa menjadi wasilah kebaikan yang lebih meluas untuk kedua belah pihak.


Tidak berhenti di ruang pertemuan, kunjungan berlanjut dengan tour kampus. Para tamu diajak menyusuri Ruang demi ruang dan Perpustakaan STAI Ali, yang menjadi pusat rujukan literasi mahasiswa, dan menyaksikan geliat dakwah media di Studio Al Iman TV Surabaya. Dua tempat ini sekaligus merefleksikan wajah STAI Ali yang memadukan keilmuan klasik dengan media dakwah modern.
Sebagai penutup, STAI Ali bin Abi Thalib juga memfasilitasi pertemuan antara rombongan Pesantren Gratis Klaten dengan Yayasan Minhajus Sunnah Surabaya. Langkah ini menjadi jembatan baru untuk menjalin kerja sama program yang lebih luas, sehingga sinergi tidak hanya terbangun antar dua lembaga, melainkan merambah ke jejaring kebaikan yang lebih besar.
Kunjungan ini berakhir dengan rasa syukur yang mendalam. Semoga silaturahmi dan kerja sama yang telah dirintis ini menjadi bagian dari amal jariyah, mengalirkan manfaat bagi umat, dan meneguhkan cita-cita bersama dalam membangun generasi berilmu, beriman, dan beramal.


