Surabaya, 21 April 2025 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya menyelenggarakan pertemuan tim peneliti mahasiswa STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya yang bertempat di ruang kelas kampus. Pertemuan ini sebagai pembuka tim peneliti dari mahasiswa, serta memperkuat semangat kolaborasi dalam pengembangan keilmuan Islam. Acara ini dimulai dengan pengenalan dunia penelitian di lingkungan perguruan tinggi oleh Sekretaris LPPM STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya yaitu Ustadz Zaki Ulien Nuha, M.Pd. Selain itu, beliau juga memaparkan bagaimana sistematika penulisan penelitian yang baik dan benar sesuai dengan aturan yang ada di STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya.

Pembentukan Tim Peneliti Mahasiswa bertujuan untuk mendukung penelitian dosen senior yang memiliki ide dan pengalaman riset luar biasa namun seringkali menghadapi kendala teknis dalam penulisan. Melalui kehadiran mahasiswa, ide-ide tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk karya tulis ilmiah. Selain itu, tim ini dibentuk untuk meningkatkan kolaborasi akademik, yakni dengan menjembatani pengalaman dosen dan semangat serta keterampilan mahasiswa guna menciptakan lingkungan riset kolaboratif yang produktif. Di sisi lain, pembentukan tim ini juga ditujukan untuk menumbuhkan budaya riset di kalangan mahasiswa, agar mereka terbiasa dengan kegiatan penelitian sejak dini dan siap menjadi akademisi maupun peneliti di masa depan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memiliki beberapa peran penting. Sebagai asisten peneliti, mereka membantu dalam pengumpulan data, telaah pustaka, pengetikan, dan penyusunan laporan awal. Sebagai koresponden lapangan, mahasiswa turut serta dalam wawancara, observasi, atau penyebaran kuesioner jika diperlukan. Mereka juga bisa berperan sebagai penyusun awal draf tulisan, menyusun narasi hasil penelitian berdasarkan arahan dan data dari dosen pembimbing. Selain itu, mahasiswa juga dapat bertindak sebagai editor atau reviewer internal yang memeriksa struktur tulisan, kutipan, dan gaya akademik sebelum hasilnya diserahkan kepada dosen.
Manfaat yang diperoleh mahasiswa dari keterlibatan ini cukup signifikan. Keterlibatan mereka akan dicatat dalam SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah) sebagai pengalaman akademik yang bernilai tinggi. Mereka juga akan memperoleh pelatihan langsung mengenai metode penelitian, penulisan akademik, serta penggunaan alat bantu riset oleh LPPM. Keterlibatan ini turut memperkaya portofolio akademik mahasiswa, terutama jika hasil penelitian dipublikasikan dan mereka dicantumkan sebagai penulis kedua atau ketiga, sesuai kontribusinya. Selain itu, mahasiswa juga dapat memperluas jaringan akademik dengan belajar langsung dari dosen senior.
Keterlibatan mahasiswa dalam penelitian bersifat formal dan terstruktur. Mereka akan ditetapkan secara resmi melalui SK Tim Penelitian oleh LPPM dan disupervisi langsung oleh dosen peneliti. Mahasiswa juga akan menandatangani kontrak akademik, menyetujui jadwal serta tugas yang diberikan, dan berkomitmen untuk menyelesaikannya tepat waktu. Sebagai bentuk apresiasi, setelah penelitian selesai, mahasiswa akan menerima sertifikat dari LPPM sebagai bukti kontribusi dalam riset. Keterlibatan ini juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan topik serupa menjadi skripsi atau program KKN berbasis penelitian.
Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru :
https://pmb.stai-ali.ac.id


