Segala puji bagi Allah subhanahu wa ta’ala yang senantiasa melimpahkan curahan rahmat dan taufiq-Nya kepada kita semua. Semoga sholawat dan salam selalu dilantunkan kepada suri tauladan kita, nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Surabaya, 22 Januari 2025 — Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kesiapan dalam menghadapi ancaman siber di era digital, staf Sistem Informasi STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya mengikuti Pelatihan “Future Proofing Your Cybersecurity with Cisco AI Driven Security Solutions” yang diselenggarakan di Hotel Shangri-La, Surabaya.

Pelatihan ini membahas berbagai solusi keamanan siber berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang dikembangkan oleh Cisco, salah satu penyedia teknologi jaringan dan keamanan terkemuka dunia. Fokus utama kegiatan ini adalah memperkenalkan konsep Zero Trust Network Access (ZTNA), yaitu pendekatan keamanan berbasis verifikasi menyeluruh untuk mencegah akses tidak sah ke sistem informasi.
Materi pelatihan meliputi:
-
Cisco Duo untuk otentikasi dua faktor (2FA),
-
Cisco Secure Access untuk keamanan aplikasi cloud,
-
Cisco Secure Firewall berbasis teknologi AI untuk mendeteksi ancaman,
-
Cisco VPNaaS (VPN as a Service) untuk koneksi aman jarak jauh.
Peserta juga mendapatkan pemahaman tentang strategi implementasi keamanan berbasis AI guna melindungi data penting institusi, serta bagaimana mengantisipasi ancaman dunia maya yang semakin canggih dan terorganisir.
Sebagai tindak lanjut, tim Sistem Informasi STAI Ali memberikan beberapa rekomendasi penguatan keamanan, di antaranya:
-
Pengaturan rate limiting untuk melindungi sistem web dari brute force attack,
-
Penguatan sistem keamanan email untuk mencegah potensi serangan phishing,
-
Rencana implementasi Zero Trust secara bertahap agar keamanan sistem semakin optimal.
Melalui keikutsertaan dalam pelatihan ini, STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya menunjukkan komitmen serius dalam membangun tata kelola sistem informasi yang aman, tangguh, dan profesional untuk mendukung kelancaran layanan pendidikan tinggi berbasis dakwah dan keilmuan.



