Sanksi Pendidikan

Sanksi pendidikan dapat dikenakan kepada mahasiswa yang tidak meme nuhi ketentuan pendaftaran ulang dan perkuliahan sebagaimana seharusnya, IPnya di bawah standar minimal, atau melanggar ketentuan normatif, dengan perincian sebagai berikut:

  1. Mahasiswa yang terlambat melakukan registrasi tidak berhak memperoleh pelayanan akademik maupun administratif. Yang tidak merencanakan/mengajukan program studi pada masa yang telah ditentukan, tidak berhak mengikuti kuliah. Apabila mahasiswa yang bersangkutan mengikuti ujian, nilainya tidak diakui.
  2. Mahasiswa yang presensinya (kehadirannya) kurang dari 90% dari kehadiran dosen di dalam satu semester, tidak berhak mengikuti ujian untuk matakuliah bersangkutan. Jika tidak melakukan tugas-tugas terstruktur dan mandiri, dapat berakibat penundaan atau pembatalan nilai yang diperolehnya, oleh dosen yang bersangkutan.
  3. Mahasisiwa yang memperoleh IP kurang dari 2,3 mendapat teguran dari Dosen Pembimbing atau Pimpinan STAI. Bagi mahasiswa yang memperoleh IP kurang dari 2,3 sampai dengan semester ke empat, maka ia akan dikeluarkan dari STAI yang bersangkutan.
  4. Mahasiswa yang melanggar ketentuan normatif dapat dikenakan: Teguran, peringatan keras, skorsing di dalam jangka waktu tertentu, atau dicabut haknya sebagai mahasiswa (dikeluarkan dari STAI).
  5. Apabila seorang mahasiswa telah menjalani skorsing (pengeluaran sementara), yang bersangkutan harus mengajukan permohonan untuk mendaftar kembali sebagai mahasiswa STAI. Pengeluaran mahasiswa ditetapkan dengan Surat Keputusan Mudir STAI atas usul Dosen Pembimbing/Penasihat.